Halaman

Rabu, 22 September 2010

Senja itu aku menguburkanmu

pagi itu..
aku memungut serpihan hati yg berserakan di lantai.
ada bening yg meleleh.
bukan, ini bukan airmata.
ini embun yg trcipta karena mimpi tentangmu tadi malam.
lalu ku dengar rindu berkata lirih "aku masih ingin disini"

siang itu..
sudah ku bungkus semua kenangan dengan rapi.
mengikatnya dgn harapan~harapan manis.
ada senyum yg mengembang.
bukan, ini bukan mimpi.
ini hanya sekedar paket doa yang akan kukirimkan nanti malam.
lalu ku dengar malaikat berkata lirih "doamu sudah basi"

senja itu..
aku memutuskan menguburkanmu.
bersama amplop2 rindu bertuliskan namamu.
bukan, ini bukan amarah.
ini hanya sekedar petir yg menggelegar.
kecewa atas mimpi2 yang tak terkejar.
lalu kudengar jiwaku berkata lirih: "disini dibawah kamboja, ada rasa yang  kupaksa mati"



august 6, 2010 by penikmatsenja's poem.

3 komentar:

Nza mengatakan...

Wew! Keren sangt!
Dn sangt-sangt pas sekali [¿]

Bias Nuansa Senja mengatakan...

hehe,,
udah di paksa mati dya,, gak tau deh mati suri atau mati beneran,, =="

Nza mengatakan...

kasiannya,,, :(
tapi itu pilihan hati,,
untuk seleksi stiap rasa,, lho[?]